rss

Berita Nasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Berita Internasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Jumat, 07 Agustus 2009

2 Teroris Tewas di Bekasi


BEKASI - Ditemukan 500 kg bahan peledak didalam sebuah rumah di Perumahan Puri Nusaphala Blok D RT 4 RW 12, Bekasi. Dengan ditemukannya Bom tersebut, pihak kepolisan telah melakukan evakuasi terhadap seluruh penghuni Perumahan Puri Nusapphala. Dikhawatirkan
bom tersebut sewaktu-waktu dapat meledak.

Petugas saat ini tengah berupaya menjinakkan bom tersebut. "Ada bom ratusan kilogram, karena itu semua rumah di sini sudah dikosongkan," ujar Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri kepada wartawan di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2009).

Kapolri menjelaskan, sebagian bahan peledak tersebut telah dirangkai menjadi bom mobil yang akan diledakkan dalam waktu dekat, kira-kira 2 minggu kedepan didalam mobil pickup berwarna merah yang diparkir di depan rumah. Sementara sisanya berada di dalam rumah.

Adapun mengenai target sasaran pengeboman, kapolri tidak bersedia menyebutkan secara jelas. "Ada sasaran khusus, sangat-sangat khusus dan sudah diakui oleh tersangka," ungkapnya.

Pada saat pengrebekan Polisi menembak mati dua tersangka teroris. Identitas teroris itu bernama AR Setiawan dan Eko. Mereka ditembak saat berusaha melakukan upaya melarikan diri. Mereka merupakan residivis yang diduga terkait dengan peledakan bom di Kedubes Australia dan di Mega Kuningan. Jenazah dua terris tersebut saat ini telah dibawa ke RS Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Menurut Kapolri, Densus 88 telah melakukan penguntitan terhadap 2 teroris dari Jawa Tengah. Mobil yang digunakan oleh teroris tersebut adalah Daihatsu Xenia berwarna merah dengan plat nomor AD 9324 DO. Rumah yang dihuni oleh teroris tersebut merupakan safety post setelah pengeboman yang terjadi di Ritz Carlton dan JW Marriot. Rumah tersebut telah dikontrak oleh teroris tersebut selama tiga pekan.

Saat ini jenazah kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut keterangan yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri, Densus 88 telah membuntuti kedua target dari Jawa Tengah sejak kemarin.

Sumber : Okezone.com, TV One
Baca Selengkapnya - 2 Teroris Tewas di Bekasi

Terdengar Suara Ledakan di Rumah Pengepungan Noordin M. Top di Temanggung


Pada pukul 05.30 WIB tadi terdengar suara ledakan dari rumah yang saat ini telah dikepung oleh Densus 88 di Desa Beji, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung. Suara ledakan ini terdengar cukup keras, muncul warna merah tetapi tidak disertai kepulan asap dan tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan. Ledakan ini terdengar sampai radius 5 km

Menurut sumber dari TV One yang berada di lokasi, ledakan yang terdengar merupakan ledakan yang dilakukan oleh Robot Polisi yang didatangkan oleh Densus 88 untuk melakukan penyisiran di dalam rumah tersebut. Ledakan tersebut ditujukan untuk meledakkan pintu masuk agar Robot Polisi dapat memasuki rumah yang diduga dihuni oleh Noordin M. Top.

Robot polisi didatangkan oleh pihak kepolisian untuk membantu proses penyergapan. Hal ini dikarenakan, diduga didalam rumah tersebut masih tersimpan bahan bom. Robot Polisi digunakan untuk meminimalisir terjadinya korban dari pihak kepolisian. Robot Polisi ini dilengkapi dengan peralatan yang sangat lengkap seperti kamera dimana hal ini membantu pihak Densus 88 untuk bisa melihat situasi didalam rumah tersebut. Saat ini Robot Polisi masih melakukan penyisiran di dalam rumah tersebut.

Saat tulisan ini dimuat Robot Polisi tersebut posisinya berada di depan rumah dan sedang melakukan pembersihan puing-puing ledakan pintu tadi. Setelah puing-puing tersebut bersih, Robot Polisi akan melanjutkan penyisiran sampai ke belakang rumah yang diduga terdapat Noordin M. Top.

Saat ini dari pihak kepolisian terlihat ada 2 petugas yang sedang membawa tongkat panjang, tongkat panjang itu digunakan untuk menarik Robot Polisi. Belum diketahui tujuan dari pihak kepolisian menarik Robot Polisi tersebut. Terlihat 2 Robot Polisi yang ditarik menuju keluar rumah tersebut. Robot Polisi saat ini masih berada di depan rumah tersebut.
Baca Selengkapnya - Terdengar Suara Ledakan di Rumah Pengepungan Noordin M. Top di Temanggung

Dua Penghuni Rumah 'Noordin M. Top' Tertembak di Kaki


TEMANGGUNG - Dua penghuni rumah yang digerebek Tim Densus 88 Antiteror terkena tembak. Dua orang yang tertembak tersebut juga tidak dikenali oleh warga sekitar lokasi penggerebekan di Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Temanggung, Jawa Tengah.

"Ada dua orang yang ditembak di bagian kaki tadi sore," kata Sujati seorang warga yang hanya berada sekira 200 meter dari rumah yang digerebek, Jumat (7/8/2009).

Warga yang melihat aksi tersebut mengaku tidak mengenal siapa orang yang ditembak di bagian kaki tersebut. Keduanya ditembak di luar rumah sesaat sebelum Densus 88 mengepung rumah yang diduga sebagai persembunyian Noordin M Top.

Seperti diketahui, polisi menggerebek sebuah rumah yang dimiliki Tatak yang juga ditangkap polisi sekira 3 tahun lalu. Diduga rumah tersebut menyimpan bahan peledak dan penghuninya memiliki senjata api. Rumah tersebut juga diduga dihuni oleh Reno atau Mubarok, yang merupakan orang kedua setelah dr. Azahari.

Rumah tersebut dimiliki oleh Pak Tatak. Diduga menantunya Mozahari merupakan komplotan teroris yang selama ini telah mengancam kedamaian di Indonesia. Mobil Penjinak bom masih terus disiagakan di sekitar rumah tersebut yang berisi 4 orang dan salah satunya diduga Noordin M. Top.

Sumber : okezone.com, Metro TV, TV One, Indonewspaper
Baca Selengkapnya - Dua Penghuni Rumah 'Noordin M. Top' Tertembak di Kaki

Mabes Polri Akui Tembak-Menembak di Temanggung


JAKARTA - Mabes Polri mengakui adanya pengepungan atau penggerebekan yang dilakukan Densus 88 di Kedu, Temanggung, Jawa Tengah. Namun Mabes Polri belum mengetahui apakah terdapat gembong teroris Noordin M Top.

"Sementara begitu dulu. Ada kontak (tembak-menembak)," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna saat dihubungi okezone, Sabtu (7/8/2009).

Namun saat dipastikan apakah tembak-menembak yang terjadi di rumah warga tersebut terdapat buronan nomor satu Nurdin M Top.

"Belum tahu. Kami belum tahu hasilnya. Kita tunggu saja," katanya menutup pembicaraan.

Diberitakan, sekira pukul 15.00 WIB di Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, sepasukan Densus 88 mengepung salah satu rumah warga. Di dalam rumah warga tersebut diduga terdapat Noordin M Top, dan kawanannya. Dikabarkan pula, terdapat dua warga ditangkap, yang bernama Aris dan Indra.(hri)

Sumber : okezone.com
Baca Selengkapnya - Mabes Polri Akui Tembak-Menembak di Temanggung

Berita Ekonomi

Powered by Blogger Widgets

Berita Hiburan

Powered by Blogger Widgets

Berita Olah Raga

Powered by Blogger Widgets

Google News Headline