rss

Berita Nasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Berita Internasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Sabtu, 15 Agustus 2009

Shahrukh Khan Diinterogasi di Bandara AS karena Memiliki Nama Muslim "Khan"


AS: Bintang Film India, Shahrukh Khan diinterogasi di Bandara Amerika dikarenakan namanya memiliki nama Muslim. Shahrukh Khan sedang melakukan perjalan ke Kota Chicago untuk menghadiri sebuah parade yang menandai kemerdekaan India ketika dia tertahan di Bandara Newark, New Jersey, selama dua jam.

"Saya benar-benar tidak tahu mungkin karena nama saya yang Khan. Orang tersebut (Security Bandara) ini tidak akan membiarkan saya lewat," katanya dalam pesan teks yang dikirim kepada wartawan pada hari Sabtu. "Saya merasa marah dan dihina."

Shahrukh Khan dilepaskan setelah Konsulat India datang dan membebaskan. Kejadian ini sering terjadi oleh warga negara India yang melakukan perjalan ke Amerika Serikat. "saya tidak tahu atas nama agama, kejadian seperti ini bisa dilakukan kepada orang seperti ini," kata Ambika Soni, Menteri Informasi dan Penyiaran India.

Timothy Roemer, Duta Besar Amerika Serikat di Ibukota India, berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut dimana di menyebut bahwa Shahrukh Khan merupakan Ikon Dunia" yang kedatangannya akan selalu diterima di Amerika Serikat. "Kami berusaha untuk memastikan fakta-fakta kasus untuk memahami apa yang terjadi," katanya.

Menurut Mahesh Bhatt, seorang produser film terkemuka di India mengatakan bahwa kejadian yang menimpa Shahrukh Khan adalah bentuk dari "Islamophobia" di Amerika serikat. "Saya tidak terkejut karena sikap terhadap umat Islam di Amerika Serikat pasca 9 / 11 (serangan) dan setelah (mantan Presiden AS George Bush) - gelombang Islamophobia - telah mengalir tajam," katanya.

Sumber : Al Jazeera
Baca Selengkapnya - Shahrukh Khan Diinterogasi di Bandara AS karena Memiliki Nama Muslim "Khan"

Tenda Pernikahan Terbakar, 41 Orang Tewas dan 61 Orang Kritis


KUWAIT : Pernikahan adalah saat yang membahagiakan, akan tetapi kejadian yang menimpa pernikahan di negara Kuwait menewaskan sedikitnya 41 orang. Kejadian ini terjadi dikarenakan terjadinya kebakaran di sebuah tenda pengantin perempuan, sabtu (15/08/09).

Kepala Pemadam kebakaran Kuwait Jassim al-Mansouri seperti dikutip oleh saluran televisi swasta al-Rai mengataan terdapat korban tewas sebanyak 41 orang dan 61 orang lainnya dalam kondisi kritis.

Kantor berita negara KUNA mengatakan, 41 jenazah telah ditemukan dari puing tenda yang masih menyala di distrik al-Jara di barat Kuwait City. "Jumlah korban tewas mungkin akan bertambah karena jumlah orang yang terluka yang besar sebagai akibat dari desak-desakan yang menyusul meletusnya kebakaran di tenda yang disesaki dengan orang pada perkawinan itu," kata Mansouri pada KUNA dan dilansir Reuters.

Ia mengatakan, pihak yang berwenang sedang menyelidiki penyebab kebakaran itu. Pesta Pekawinan di Kuwait kebanyakan dipisah, dengan para wanita duduk secara terpisah dari pria. Tenda sering didirikan khususnya pada kesempatan itu.

Sumber : Al Jazeera
Baca Selengkapnya - Tenda Pernikahan Terbakar, 41 Orang Tewas dan 61 Orang Kritis

Lautan Indonesia Dipenuhi Kapal Perang Luar Negeri


MANADO : Sail Bunaken yang akan digelar nanti pada tanggal 12-20 Agustus 2009, Sulawesi Utara akan diikuti oleh 33 negara. Perlomabaan ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang hanya mewakili delegasi Staf Angkatan Laut dan Kelompok yang diikuti lengkap oleh Staf Angkatan Laut.

Kelompok pertama diikuti oleh negara Papua Nugini, Korea Selatan, Rusia, Perancis, Jepang, Turki, Chili, Suriah, Kanada, Belanda, Arab Saudi, Iran, Italia, Bangladesh, Peru serta Brasil.

Kelompok kedua diikuti oleh Indonesia sendiri sebagai tua rumah, Amerika Serikat, Australia, Inggris, Filipina, Brunei Darussalam, India, Kamboja, Malaysia, Nigeria, Selandia Baru, Pakistan, Portugal, China, Thailand, Singapura, dan Timor Leste.

Hingga hari keempat pelaksanaan Sail Bunaken 2009, telah masuk 10 kapal perang asing ke perairan Sulut untuk mengikuti Sailing Pass pada rangkaian International Flet Review pada 19 Agustus 2009 yang akan disaksikan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dari tujuh kapal perang asing yang berada di perairan Sulut, empat di antaranya adalah HMS Echo H 87 dari Inggris, BRP Manuel L Quezon PS 70 dari Filipina, HTMS Phutthaloetla Naphalai FF 461, dan HTMS Rattanakosin FS 441 dari Thailand.

Sedangkan tiga kapal perang asing lainnya adalah KD Kedah 171 dan KD Tunas Samudera (Tall Ship) dari Malaysia, serta RSS Tenacious dari Singapura sedang bersandar di Pelabuhan Bitung.

Pada 16 Agustus 2009 dijadwalkan masuk USS McCampbell DDG 85 dari Amerika dan INS Airavat L 24 dan INS Khukri P 49 dari India.

Kemudian kapal perang asing berencana memasuki perairan Manado, yaitu ROKS Choi Young DDH 981 dan ROKS Dae Cheong AOR 58 dari Korea Selatan, JDS Kashima TV 3508, JDS Shimayuki TV 3513, dan JDS Yuugiri DD 153 dari Jepang, dan HMAS Darwin FFG 04, HMAS Success AOR 304, serta HMAS Leeuwin A245 dari Australia.

Sumber : kompas.com
Baca Selengkapnya - Lautan Indonesia Dipenuhi Kapal Perang Luar Negeri

Rossi menduduki Pole Position


Valetino Rossi, "The Doctor," akhirnya menduduki Pole Posotion pada sesi kualifikasi hari sabtu kemarin (15/08/09). Valentino Rossi mampu mengalahkan rekan satu timnya, Jorge Lorenzo dengan waktu 56.145 detik.

Menjelang lap terakhir, Valentino Rossi sempat mengalami kecelakaan. Posisi Rossi saat itu terlalu miring pada tikungan terakhir sehingga dia jatuh. Cedera yang dialami hanyalah cedera pada jarinya. Walaupun mengalami kecelakaan, Rossi berkata akan tetap mengikuti balapan Moto GP hari minggu ini (16/8/09). "Saya tidak ingin ini jadi masalah. Yang paling penting bagi saya adalah saya masih fit," kata Rossi

Posisi pembalap nantinya pada baris pertama adalah Valentino Rossi, Jorge Lorenzo kemudian diikuti oleh Dani Pedrosa.
Baca Selengkapnya - Rossi menduduki Pole Position

Berita Ekonomi

Powered by Blogger Widgets

Berita Hiburan

Powered by Blogger Widgets

Berita Olah Raga

Powered by Blogger Widgets

Google News Headline