rss

Berita Nasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Berita Internasional Terbaru

Powered by Blogger Widgets

Jumat, 14 Agustus 2009

Selangkah Lagi, Taufik akan Berhadapan Boonsak


HYDERABAD : Taufik Hidayat pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderarab, India, selangkah lagi akan menghadapi lawannya yang terkuat di babak perempat final nanti yaitu Boonsak Ponsana dari Thailand.

Pada hari Rabu (12/8), Taufik telah mengalahkan lawannya 21-17, 21-15 atas pemain dari Perancis, Mathieu Lo Yin Ping

Kemungkinan besar peraih emas Olimpiade Athena 2004 itu akan sanggup melewati pemain Taiwan yang menempati unggulan kesembilan Hsieh Yu Hsing di babak ketiga, Kamis (13/8). Sedangkan Boonsak Ponsana, unggulan 16, di babak ketiga bertemu pemain Denmark Jan O Jorgensen.

Taufik jika mampu melewati dua laga itu dengan mulus, berarti akan memastikan tempat di semifinal. Lawan Taufik yakni pemenang antara Simon Santoso (Indonesia) dan Kenichi Tago (Jepang) yang bertemu pemenang Wong Choong Hann (Malaysia) dan Chen Ji (China).

Kita berharap agar perjuangan pahlawan olahraga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009 di Hyderarab, India akan membawa kemenangan dan sanggup mengangkat lagi nama perbulutangkisan Indonesia ke kancah dunia.

Sumber : Media Indonesia
Baca Selengkapnya - Selangkah Lagi, Taufik akan Berhadapan Boonsak

Chris John Menargetkan Menang KO Melawan Rocky Juarez


SEMARANG : Juara Dunia kelas Bulu WBA, Chris John akan bertanding melawan penantangnya, Rocky Juares. Pertarungan ini merupakan pertarungan tunda yang akan digelar di MGM Grand Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 19 September 2009.

Saat ditemui menjelang keberangkatannya ke Amerika Serikat pada hari Kamis tanggal 13 Agustus 2009 lalu, Chris John berkata "Saya memasang target untuk bisa menang mutlak atau KO dari Juarez,"

Keberangkatan Chris John direncanakan berangkat lebih awal untuk melakukan persiapan. Saat ini latihan Chris John telah mencapai 50%, sedangkan 50% lagi akan dilakukan di Amerika Serikat. "Sisa persiapan yang 50 persen akan dilakukan selama di Amerika Serikat. Makanya, saya berangkat ke Negeri Paman Sam lebih awal," katanya.

Pada pertarungan sebelumnya yang direncanakan digelar pada tanggal 27 Juni 2009 batal dilaksanakan karena Chris John mengalami sakit gangguan pernapasan sepekan sebelum naik ring. Untuk mengatasi hal tersebut, Chris John juga akan mempersiapkan kondisinya di Amerika Serikat nanti. "Makanya saya ingin segera berlatih di Amerika Serikat untuk mengantisipasi semuanya termasuk sakit gangguan pernapasan tersebut," Kata Chris John.

Semoga pertandingan Chris John dengan Rocky Juarez nantinya akan membawa kabar baik lagi ke bangsa Indonesia dengan kemenangannya.

Sumber : Media Indonesia
Baca Selengkapnya - Chris John Menargetkan Menang KO Melawan Rocky Juarez

Kamis, 13 Agustus 2009

Takut Pulang ke Indonesia, Anggoro Wijaya Minta Perlindungan Hukum ke SBY - JK


Keberadaan dirut PT Masaro Radiokom, Anggoro Widjaya masih terus dicari oleh KPK. Salah satu alasan yang membuat dia tidak mau pulang ke Indonesia karena takut terhadap KPK.

"Yah memang takut, siapa yang tidak takut untuk ditahan KPK," kata pengacara Anggoro, Bonaran Situmeang di Hotel Mega Pro, Jl Proklamasi, Cikini, Jakpus, Kamis (13/8/2009).

Hingga saat ini, Anggoro masih ditetapkan sebagai buron oleh KPK. Tersangka kasus dugaan korupsi SKRT tersebut kini entah di mana keberadaannya. Oleh karena itu, Anggoro telah meminta jaminan keamanan kepada LPSK. Jika mendapat jaminan tersebut Anggoro bersedia kembali ke Indonesia untuk membeberkan semuanya.

"Jika perlindungan yang kita mintakan tidak dikabulkan LPSK, maka dengan berat hati kemungkinan Anggoro tidak akan pulang," pungkasnya.

Bos PT Masaro, Anggoro Wijaya juga telah mengirim surat kepada Presiden SBY dan Wapres JK. Isi surat itu untuk meminta perlindungan hukum.

"Kami sudah ajukan permohonan perlindungan hukum kepada Bapak Presiden SBY," kata Bonaran kepada wartawan di Hotel Mega Pro, Cikini, Jakpus, Kamis (13/8/2009).

Surat itu dikirim pada tanggal 11 Agustus 2009. Selain kepada SBY, Anggoro juga meminta perlindungan hukum kepada JK.

"Supaya persoalan-persoalan sehubungan dengan orang suruhan KPK dapat dijelaskan secara langsung oleh pihak yang alami," paparnya.

Seperti diketahui, Anggoro diperas oleh dua orang yang mengaku sebagai suruhan KPK. Mereka adalah Eddy Sumarsono dan Ary Muladi. Anggoro akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp 5,1 miliar kepada mereka berdua agar kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK dapat mengendap. Kasus ini sendiri telah dilaporkan Anggoro ke Mabes Polri.

Sumber : yahoo news
Baca Selengkapnya - Takut Pulang ke Indonesia, Anggoro Wijaya Minta Perlindungan Hukum ke SBY - JK

Sumber Dana Noordin M Top Diduga Berasal dari Pengikutnya di Malaysia


Dana yang dibutuhkan Noordin M Top untuk melancarkan aksinya tidaklah sedikit. Disinyalir, para pengikut setia Noordin di Malaysia masih menyuplai dana hingga saat ini.

"Dari data-data selama ini, hasil analisa diakui berasal dari Malaysia," kata pengamat intelijen Dynno Chressbon saat berbincang lewat telepon, Kamis (13/8/2009).

Tidak hanya Malaysia, Dynno juga menduga, ada sejumlah dana dari negara-negara yang memiliki jaringan dengan Noordin seperti Pakistan dan Afganistan. Ia meyakini, para pendukung gerakan Noordin di negara-negara lain masih banyak.

"Noordin adalah pemimpin yang masih disegani di Malaysia, khususnya di kawasan Asia. Masih banyak juga jaringannya di luar negeri," jelasnya.

Sementara itu, pengamat terorisme Wawan Purwanto menilai, satu-satunya cara untuk menghentikan gerakan Noordin adalah dengan memutus sumber dananya. Cara ini dianggap paling efektif karena akan 'membunuh' Noordin secara perlahan.

"Yang harus diputus dananya dulu. Bagaikan darah, kalau kehabisan darah ia pasti mati," jelasnya saat dihubungi.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan 68 transaksi mencurigakan yang diduga terkait aksi terorisme di Indonesia. Dana yang mengalir berasal dari dalam dan luar negeri.

Sumber : yahoo news
Baca Selengkapnya - Sumber Dana Noordin M Top Diduga Berasal dari Pengikutnya di Malaysia

Berita Ekonomi

Powered by Blogger Widgets

Berita Hiburan

Powered by Blogger Widgets

Berita Olah Raga

Powered by Blogger Widgets

Google News Headline